Jumat, 24 September 2021
Jumat, 24 September 2021
spot_img

Tanah Amblas, Bangunan MTsN 11 Sukamantri Ciamis Ambruk Lagi

Berita Ciamis, galuh.id – Bangunan MTsN 11 Sukamantri di Dusun Pajagan, Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kembali ambruk.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (12/2/2021) hingga Sabtu (13/2/2021) malam. Akibatnya, beberapa ruang kelas ambruk dan buku-buku perpustaan basah.

Salah seorang Guru MTsN 11 Sukamantri, Engkos, menjelaskan kejadian ambruknya sekolah ini merupakan rangkaian sejak 2 minggu ke belakang.

Kejadian pertama, dua lokal bangunan sekolah MTsN 11 Sukamantri ambruk lantaran guyuran hujan.

“Nah, kejadian yang kedua hari Jumat pada pukul 00.00 WIB ambruk lagi. Kemudian Sabtu malam ambruk lagi bertahap,” jelasnya, Sabtu (13/2/2021).

Menurut Engkos, ambruknya beberapa ruangan tersebut karena adanya pergerakan tanah. Sehingga tanah retak dan amblas lalu bagian atap ambruk.

Bangunan MTsN Sukamantri yang ambruk adalah ruang guru, ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang BP, ruang TU, dan ruang kepala sekolah.

“Akibat adanya pergerakan tanah hingga tanah amblas itu ambruknya merembet,” katanya.

Pihaknya pun terpaksa mengevakuasi buku-buku dan peralatan lain yang basah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena semua siswa masih belajar secara daring.

Engkos menyebut tanah sekolah ini labil sehingga amblas. Bahkan bangunan juga sudah rusak. ”Bangunan sekolah sudah lama, lebih dari 20 tahun,” terangnya.

Saat ini bangunan MTsN 11 Sukamantri yang rusak totalnya sudah 6 lokal. Sisanya tinggal 5 ruangan.

Engkos pun berharap sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka, ruang sekolah yang ambruk tersebut segera ada pembangunan lagi.

”Kasihan nantinya para siswa. Tidak bisa belajar sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Lanjut Engkos, buku perpustakaan pun penyimpanannya terpaksa di mushola dulu. Sambil pihaknya keringkan karena semua bukunya basah.

Guru MTsN 11 Sukamantri lainnya, Lia, menyampaikan saat ini pihaknya tengah melakukan evakuasi buku-buku perpustakaan yang kondisinya basah.

Sedangkan untuk komputer aman, tidak sampai kena. ”Karena sebelumnya lokasi penyimpanannya pada tempat lain,” jelasnya. (GaluhID/Evi)

Editor : Evi

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
274PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan