Wagub Uu: Target Vaksinasi di Jawa Barat Tercapai

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Jabar, galuh.id – Wakil Gubernur (Wagub) H. Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan vaksinasi di Jawa Barat (Jabar) akan tercapai target.

Uu menyampaikan langsung pada Galuh.Id saat melakukan olah raga dengan bersepeda di Ciamis, Minggu (23/5/2021).

“Desember target sebanyak 80% masyarakat Jawa Barat Insya Alloh akan terealisasi mendapatkan vaksinasi,” jelas Uu.

Jika dalam hitungan angka terdapat 33,5 juta orang masyarakat Jawa Barat berhasil mendapatkan vaksinasi Covid-19.

- Advertisement -

Tidak serentaknya vaksinasi di seluruh wilayah Jawa Barat terkait dengan ketersedian vaksin itu sendiri, namun masyarakat Jawa Barat nampak antusias.

Setelah vaksinasi pada pelayan public selesai, kini giliran masyarakat yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 dengan cara pendataan atau mendaftarkan diri.

Untuk pelayanan vaksinasi itu sendiri masyarakat cukup mendaftarkan diri di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat.

Kemudian nantinya akan mendapatkan jadwal vaksinasi, dan akan mendapatkan pemeriksaan apakah layak atau tidak mendapatkan vaksinasi.

- Advertisement -

Vaksinasi Terdapat Kendala

Wagub Jabar juga menyampaikan meskipun optimis akan tercapai target vaksinasi pada Desember nanti, bukan berarti tanpa kendala.

Uu menyampaikan kekhawatirkan vaksinasi pada masyarakat Lanjut Usia (Lansia) yang belum sesuai harapan sehingga butuh jalan keluar.

“Kendalanya Lansia sampai hari ini belum sesuai harapan, sehingga saya minta kepada keluarga yang mempunyai Lansia untuk mengantarnya,” jelas Uu.

Kemudian Uu menambahkan tentang adanya bermacam isu yang kurang baik atau negative setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 pada masyarakat Lansia.

Selain itu Uu juga mengungkapkan pihaknya melakukan survey dan terdapat beberapa alasan mengenai tidak sesuai harapannya vaksinasi pada Lansia.

“Terdapat beberapa alasan, Lansia telat mendapatkan vaksinasi sehingga sesuai harapan, alasan tersebut kami dapatkan setelah melakukan survey,” ungkap Uu.

Hasi survey tersebut pertama orang tua atau Lansia sudah mulai jarang keluar rumah, kedua keluar rumah harus ada yang mengantar.

Kemudian alasan yang ketiga masyarakat Lansia tidak mengetahui harus kemana jika ingin mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Sehingga Uu memberikan imbauan pada keluarga yang memiliki Lansia untuk berperan aktif membantu dengan mengantar ke tempat untuk mendapatkan vaksinasi.

“Perlu adanya peran keluarga, anak, cucu dan juga tetangga untuk membantu Lansia mendapatkan vaksinasi agar sukses mendapatkan vaksinasi tersebut,” pungkasnya.(GaluhId/Ardiansyah).

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Dari Mess Pemda ke Hotel Singacala, Strategi Baru Pemkab Ciamis Genjot Pendapatan Daerah

Pemerintah Kabupaten Ciamis telah mengubah Mess Pemda menjadi Hotel Singacala Ciamis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di tengah defisit fiskal. Bupati Herdiat Sunarya menekankan pentingnya pengelolaan profesional dan berorientasi pada pendapatan. Hotel ini memiliki 22 kamar dengan tarif terjangkau, diharapkan dapat menarik tamu serta memberikan manfaat bagi daerah.

Artikel Terkait