Warga Tak Pakai Masker di Cibadak Ciamis Kena Sanksi Push Up

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Satgas Covid-19 Desa Cibadak, Banjarsari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menggelar razia masker di jalan SMPN 1 Banjarsari, Sabtu (20/2/2021).

Warga yang kedapatan tidak memakai masker, diberi sanksi push up sebanyak 10 kali. Setelah itu, Satgas memberi masker gratis kepada pelanggar.

Ketua Satgas Desa Cibadak, Margo Suwono, mengatakan razia masker ini bertujuan untuk menekan dan mengantisipasi penyebaran virus Corona di wilayahnya.

“Sanksi push up ini untuk memberi efek jera. Agar tidak ada lagi warga yang keluar rumah tanpa menggunakan masker. Harapannya Desa Cibadak terbebas dari Covid-19,” ujarnya.

- Advertisement -

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada warga dan pengguna jalan yang telah taat menjalankan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker.

“Terima kasih kepada warga Cibadak dan juga pengguna jalan yang melewati wilayah Desa Cibadak yang tetap memakai masker,” kata Margo

Selain itu, pihaknya mengimbau seluruh warga dan pengguna jalan yang melewati wilayah Desa Cibadak agar mematuhi aturan pemerintah selama penerapan PPKM Mikro.

“Gunakan masker setiap keluar rumah. Dengan tetap memakai masker berarti kita telah menyayangi diri kita sendiri, keluarga dan tetangga,” papar Margo.

- Advertisement -

Pantauan galuh.id, sebelum menggelar razia di jalan SMPN 1 Banjarsari, Satgas memberi imbauan dan sosialisasi penggunaan masker di pasar kambing dan domba.

Selain imbauan dan sosialisasi, Satgas Covid-19 Desa Cibadak juga membagi-bagikan masker gratis kepada pedagang maupun pembeli kambing dan domba.

Dengan harapan pedagang maupun pembeli tidak ada lagi alasan tidak menggunakan masker ketika memasuki area pasar hewan ini. (GaluhID/Uus)

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

DPRKPLH Ciamis Apresiasi Sekolah Adiwiyata, Siap Jadi Inspirasi Sekolah Lain

Sebanyak 10 sekolah dan madrasah di Kabupaten Ciamis berhasil meraih gelar Sekolah Adiwiyata Tahun 2026. Prestasi ini menunjukkan komitmen pendidikan untuk membudayakan kepedulian lingkungan melalui berbagai program. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah lain dan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.

Artikel Terkait