Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Galuh.ID – Pertandingan final yang bertajuk AMCB Cup Usia 12 Tahun diikuti oleh 10 tim undangan dari Kabupaten Ciamis, Pangandaran, dan Cilacap pada Sabtu (20/10/2018). Konsep festival yang digagas dalam rangka untuk meningkatkan solidaritas antar SSB ini diharapkan mampu memberikan warna baru dalam membentuk karakter anak melalui pembinaan.

Pertandingan final kali ini kembali mempertemukan rivalitas tanpa batas antara SSB Tunas Patriot Banjarsari, Ciamis dan SSB Samudra Gemilang Pangandaran. Kedua tim ini sudah sering jadi rival di lapangan hijau.

Pertandingan berjalan sangat alot, kekuatan kedua tim cukup berimbang. Kedua tim saling mengadu strategi dan menunjukkan pola permainan yang sudah diatur oleh pelatih sebelumnya.

BACA JUGA!

SSB Tunas Patriot dengan ciri khasnya, mampu menyuguhkan pola permainan yang cukup ciamik. Dengan mengandalkan sisi sayap Tunas Patriot berhasil unggul sementara melalui gol Aditya yang mampu dikonversi dengan baik setelah menerima umpan kombinasi A2R3 (Aditya, Adhtya, Rofiqi, Raka, Robi) menusuk dari sisi kiri pertahanan Samudra Gemilang. Gol sementara 1-0.

Bermodalkan pengalaman, Samudra Gemilang mampu bangkit menekan pertahanan Tunas Patriot dan berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan Dika yang menghujam keras gawang Tunas Patriot.

Babak kedua tensi permainan semakin tinggi, pola serangan dari yang dibangun kedua tim semakin mempertontonkan permainan apik dan energik, namun sampai peluit akhir dibunyikan kedudukan masih tetap sama 1-1.

SSB Samudra Gemilang mampu memupus harapan SSB Tunas Patriot sebagai kampiun, setelah menang 1-0 pada babak adu pinalti. SSB Samudra Gemilang membawa pulang gelar Kampiun Festival AMCB Cup U-12 Tahun sekaligus salah satu pemainnya, Dika menjadi pemain terbaik dan Salis menjadi pencetak gol terbanyak.

Manager SSB Samudra Gemilang, Ari Sugianto S.E, menuturkan rasa syukurnya atas kemenangan yang diraih timnya tersebut.

“Yang pasti bersyukur Alhamdulilah, sebetulnya tidak ada target dalam pencapaian Festival ini, menang dari satu pertandingan ke pertandingan yang lainnya tetap disyukuri. Masalah juara itu merupakan bonus dari kerja keras anak-anak,” ungkapnya.

Setelah disinggung mengenai tanggapan mengenai pertandingan final bersama SSB Tunas Patriot Banjarsari dirinya mengakui kekuatan lawan yang berbeda dari tim-tim yang dihadapi sebelumnya.

“Sangat luar biasa, permainan lawan jauh dari prediksi semula, karena sangat berbeda dari pertandingan sebelumnya. Lawan tampil baik sehingga kami pun merasa kesulitan,” terang Ari.

“Harapan ke depan, semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan rutin, cuma harus terpola dan terjadwal merata diberbagai usia agar keberlangsungan pembinaan di pangandaran dan Priangan Timur berjalan dengan baik,” pungkasnya.

(Yanyan Iskandar)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
 
 
"menulis untuk kebahagiaan dan mengedit untuk kepuasan"

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini