oleh

Akibat Gaya Hidup, Perceraian ASN di Ciamis Meningkat

 
 

Ciamis, galuh.id – Tingkat perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pengadilan Agama Ciamis sampai bulan Agustus 2019 meningkat dibandingkan tahun 2018, hal tersebut disampaikan Drs. Ahmad Sanusi, SH. MH selaku Humas sekaligus Hakim Pengadilan Negeri Ciamis.

“Benar tahun ini tingkat perceraian ASN di dua wilayah yaitu di Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran meningkat, kebanyakan kasus perceraian ini alasannya dari gaya hidup yang tidak sesuai dengan kemampuan,” ujarnya kepada Galuh ID, Rabu (28/8/2019).

Ahmad mengatakan pada tahun 2018, data perceraian ASN cerai talak 26 perkara dan cerai gugat 68 perkara, sedangkan tahun 2019 sampai tanggal 28 Agustus 2019 cerai talak sudah ada 33 perkara dan cerai gugat 47 perkara. Cerai talak terjadi ketika pihak suami menggugat cerai pihak istri, sementara cerai gugat terjadi ketika pihak istri menggugat cerai pihak suami.

“Jadi selain tingkat perceraian ASN meningkat, saat ini tingkat gugatan cerai pihak istri paling banyak dibanding pihak suami, hal ini  karena faktor dari gaya hidup pihak istri yang tidak sesuai dengan pendapatan pihak suami,” tuturnya.

Menurutnya, kasus perkara perceraian di kalangan profesi ASN ini cukup memprihatinkan mengingat  ASN sendiri yang sudah pasti pendapatannya, sehingga tidak ada alasan masalah ekonomi.

“Saat ini tinggal mengatur pengeluaran dari hasil pendapatan yang didapatkan dari gaji, jangan lebih tinggi pengeluaran dibanding pendapatan, saat ini kan banyak ASN yang telilit hutang yang sisa gaji hanya tinggal 300 ribu dari mana untuk biaya sehari-hari, tahu sendiri ASN kan pendapatannya hanya dari gaji,” paparnya.

Ahmad berpesan kepada semua ASN di seluruh Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran untuk pintar mengatur uang gaji sebaik mungkin.

“Kalau kata pepatah mah agar tidak besar pasak daripada tiang, jadi harus benar-benar mengatur pengeluaran, apabila terlalu banyak hutang nantinya akan berpengaruh juga terhadap kinerja sebagai aparatur negara, karena akan terganggu pikirannya dengan beban hidup yang tidak sebanding dengan penghasilannya,” pungkasnya. (galuh.id/Arul)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA