Sabtu, 17 April 2021
Sabtu, 17 April 2021
BJB

Bupati Ciamis Deklarasikan BSGCU di Mesjid Agung Panjalu

Berita Ciamis, galuh.id – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya deklarasikan BSGCU (Bikers Subuhan Galuh Ciamis Utara) di Mesjid Agung Panjalu, Minggu ( 06/09/2020) dini hari.

Acara deklarasi BSGCU tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, Kapolsek Panjalu, Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Ciamis.

Kemudian hadir pula Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis, Ketua DKM, tokoh masyarakat, serta para Bikers dari Tasik kota, Tasik utara, Pangandaran dan Kota Banjar.

Untuk diketahui, para bikers dari berbagai daerah ini berangkat dari Ciamis pada hari Sabtu (5/9/2020) malam mulai pukul 20.00 WIB hingga dini hari pukul 03.00 WIB.

Kemudian disusul oleh Bupati dan wakil Bupati Ciamis yang berangkat dini hari pukul 03.00 WIB dan tiba lima menit sebelum adzan subuh berkumandang di Masjid Agung Panjalu.

Selanjutnya, kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 500 jemaah hingga memenuhi teras dan lantai dua Masjid Agung Panjalu. Karena selain pendeklarasian BSGCU, kegiatan ini diisi juga dengan tausiyah.

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis mengapresiasi kegiatan BSGCU ini karena kegiatannya sangat positif. Terutama dalam melaksanakan shalat subuh berjamaah sesuai dengan namanya Bikers Subuhan.

Deklarasikan BSGCU Kembangkan Syiar Islam

Selain itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya juga memberikan motivasi kepada para bikers. Hal itu agar senantiasa selalu menjaga shalat secara berjamaah, terutama shalat subuh.

Herdiat juga berharap pendeklarasian Bikers Subuhan Galuh Ciamis Utara atau BSGCU ini menjadi salah satu jalan dan langkah upaya dalam mengembangkan syi’ar islam.

“Alhamdulillah. BSGCU ini telah terbentuk. Mudah-mudahan ini merupakan salah satu jalan untuk senantiasa istiqomah dalam mengembangkan syi’ar islam,” ujar Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.

Sebagai pemungkas, Herdiat pun tak henti-hentinya mengingatkan kepada para jemaah yang hadir, khususnya para bikers. Ia mengingatkan menjalankan protokol kesehatan sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru (AKB).

”Penting bagi kita semua untuk menerapkan protokol kesehatan di dalam aktivitas keseharian. Hal ini sebagai bentuk kewaspadaan dan kehati-hatian di masa adaptasi kebiasaan baru,” jelas Herdiat. (GaluhID/Evi)

 
 
Loading...

Artikel Terkait

Temukan Kami

47,730FansSuka
242PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya