Ciamis Kembali PPKM Level 3, Sekolah Tatap Muka Tetap Berjalan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Kabupaten Ciamis kembali masuk pada PPKM Level 3, menimbulkan kembali diperketatnya kerumunan dan meninjau kembali kegiatan PTM.

Namun menurut Sekretaris Daerah Ciamis, Tatang kembalinya Ciamis pada level 3 tersebut karena vaksinasi yang belum mencapai target.

Target vaksinasi harus sesuai dalam kategori PPKM Level 2, meskipun Ciamis sudah melakukan vaksinasi secara massif.

Tidak tercapainya target vaksinasi salah satunya karena kurangnya suplai vaksin, sehingga tidak mencukupi antusias masyarakat Ciamis yang ingin divaksin.

- Advertisement -

“Kita sudah melakukan segala upaya untuk mengoptimalkan vaksinasi, Kita harap kedepan suplai vaksin untuk Ciamis sesuai dengan jumlah permintaan,” jelasnya.

Selain masyarakat yang sudah siap, dengan selalu penuhnya tempat vaksinasi, para vaksinator juga telah siap untuk melakukan vaksinasi.

Sementara itu untuk kegiatan belajar mengajar mengacu pada Intruksi Mendagri Nomor 47 Tahun 2021, yaitu PTM terbatas kapasitas 50 persen.

Kecuali untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62% sampai 100% dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter.

- Advertisement -

Sedangkan untuk peserta didik pada sekolah tersebut dan juga PAUD yang maksimal kapasitas 33%, peserta didik maksimal 5 orang/kelas.(GaluhId/Ardiansyah)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait