Geger! Mayat Ditemukan di Area Pesawahan Pamarican Ciamis

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Warga Pamarican Ciamis geger dengan adanya penemuan sesosok mayat di area pesawahan Dusun Ciparakan, Rabu (21/4/2021).

Lokasi tepatnya yaitu di jalan Kubangpari Dusun Ciparakan RT 01 RW 01 Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Penemuan mayat pertama kali oleh seorang ibu-ibu yang tengah melintas di jalan tersebut.

Ibu-ibu itu kemudian memberi tahu kepada warga lain yang ada di pesawahan dan meneruskannya kepada Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

- Advertisement -

Setelah mendapat laporan temuan mayat, Pemdes lalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan, Polsek, Koramil, UPTD Puskesmas dan Tagana Ciamis.

FK Tagana Kabupaten Ciamis Baehaqi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, mayat tersebut bernama Saring dan berusia 66 tahun.

“Korban merupakan warga Dusun Ciparakan RT 05 RW 02 Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican,” ucap Baehaqi saat galuh.id menghubunginya.

Dari keterangan medis dan pihak kepolisian, Saring meninggal dunia dugaan karena kelelahan dan kondisi badannya kurang sehat.

- Advertisement -

Namun korban memaksakan bekerja menyiangi tanaman padi di pesawahan miliknya.

Menurut keterangan dari tim medis Puskesmas dan Polsek Pamarican, pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan.

Pihak keluarga pun lanjut Beki, sapaan Anggota Tagana Ciamis ini, menerima kejadian itu sebagai musibah.

Selesai pemeriksaan, petugas lalu menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga. Selanjutnya pihak keluarga mengkremasi jenazah.

“Usai kremasi, kemudian menyolati jenazah. Yang selanjutnya mengebumikan jenazah di tempat pemakaman umum atau TPU yang ada di desa setempat,” pungkas Beki. (GaluhID/Uus)

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait