Minggu, 13 Juni 2021
Minggu, 13 Juni 2021
BJB

Jalan Amblas di Ciamis Karena Tergerus Air

spot_img

Berita Ciamis, galuh.id – Jalan amblas di Ciamis karena tergerus air yang berasal dari gorong-gorong, sehingga sebagian jalan hilang karena tergerus.

Amblasnya jalan di wilayah Dusun Mekarmulya RT 05 RW 05 Desa Jelat Kecamatan Baregbeg tersebut terjadi pada Senin (22/2/2021) sekitar pukul 06.00.

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis, Dudung membenarkan terjadina jalan amblas tersebut, pihaknya mendapat laporan pada pagi harinya.

“Kami mendapatkan laporan adanya jalan yang amblas menuju Icakan, kemudian kami langsung cek lokasi dan benar setengah jalan amblas,” jelasnya.

Jalan Amblas di Ciamis Segera Diperbaiki

Dudung juga membenarkan amblasnya jalan karena tergerus air dari gorong-gorong, dan jika tidak segera melakukan penanganan yang amblas semakin bertambah.

Namun meskipun amblas, yang hendak melintasi jalan tersebut masih bisa melalui, namun tetap harus ada perbaikan karena akan membahayakan.

“Harus ada penanganan karena arus cukup deras, dan akan terus menggerus beberapa tebing lainnya,” jelas Dudung.

Karena menurut Dudung, kontur tanah daerah tersebut bertebing, sehingga rawan terjadinya longsor, terlebih air yang mengalir cukup deras.

Hutan Gundung Menjadi Ancaman Bencana

Jalan amblas di Ciamis yang tergerus air karena tidak terserapnya air oleh pohon, karena daerah tersebut awalnya tumbuh pohon keras.

Namun kini karena ada pihak yang melakukan penebangan, air tidak dapat terserap sehingga menjadi rawan longsor.

Daerah Bukit Alinayin kini menjadi rawan longsor, banyaknya lokasi yang bertebing namun kondisi bukit yang tidak dapat menyerap air.

Sehingga mengakibatkan pada titik tertentu sering terjadi longsor jika curah hujan tinggi, hal tesebut sangat memprihatinkan.

Para pihak perambah hutan yang kini tidak bertanggungjawab, mengakibatkan Bukit Alinayin menjadi rawan longsor, karena hanya ada tanaman ringan.

Dudung juga menyampaikan, jalan Nasional Ciamis-Cirebon pun terancam karena melintasi bukit tersebut karena kini menjadi rawan longsor.

“Bahkan tebing di Alinayin yang merupakan lokasi melintasnya jalan nasional jalur Ciamis menuju Kawali Cirebon kian rawan longsor,” ujarnya.

Dudung mengajak pada warga untuk terus menjaga hutan dan kembali melakukan penanaman kayu keras, agar tidak terjadi lagi jalan amblas.(GaluhId/Ardiansyah).

 
 
Loading...

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
252PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan