Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020
 
 

Masyarakat Geger Sunten Kembali Hidupkan Tradisi Bentang Boeh di Ciamis

Ciamis, galuh.id – Tradisi ‘Bentang Boeh Larang’ kembali dihidupkan oleh masyarakat Tambaksari, khususnya masyarakat Geger Sunten yang berlokasi di Gunung Geger Sunten, Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Tahun ini, Tradisi Bentang Boeh Larang diadakan selama dua hari pada 30-31 Agustus 2019. Tradisi ini diisi dengan tausiyah budaya, pentas seni budaya yang menampilkan gondang buhun, gembyung, dan angklung.

Lalu pada acara puncak, Sabtu (31/08/19), digelar acara mapag tahun baru Hijriyah, dengan menampilkan arak-arakan sambil membawa Sripohaci, dan boeh (kain putih yang berlambangkan suci).

Menurut budayawan Sunda, Aip Syaripudin, tujuan dari acara adat Bentang Boeh Larang adalah mempertahankan budaya adat boeh larang. Ini merupakan kegiatan budaya adat yang tidak ada di tempat lain. Hanya ada di Tatar Sunda Galuh dan hanya satu-satunya adat yang dilestarikan oleh masyarakat Geger Sunten.

“Budaya adalah jati diri bangsa. Satu-satunya yang perlu kita bangga adalah kita memiliki adat budaya,” kata Aip Syaripudin.

Lanjutnya, dari kegiatan ini ada nilai-nilai filosofis, sebagai manusia tidak hanya memiliki hubungan antar Tuhan (habluminallah) dan hubungan antar manusia (habluminannas) namun ada pula hubungan dengan alam yang disebut habluminal alam.

“Filosofinya dari kembalinya manusia pada alam, kita harus ingat kesuksesan itu tidak hanya di dunia tapi juga akhirat.
Dan semua berasal dr tanah kembali lagi pada tanah,” lanjutnya.

Selain itu, kata Aip, dengan adanya acara ini dimaksudkan untuk menyambung tali silaturahmi dan untuk mengumpulkan masyarakat budaya.

“Pasalnya kalau tidak ada acara sangat sulit berkumpul. Untuk itu dengan adanya tradisi Bentang Boeh Larang mengajarkan masyarakat budaya agar memiliki ‘sense of belonging’,” kata Aip.

Dikatakan Aip, tradisi bentang boeh larang merupakan adat satu-satunya adat budaya yang ada di dunia yaitu di Geger Sunten.

“Ke depan acara ini diharapkan bisa menjadi salah satu ikon pariwisata Ciamis. Gunung Geger Sunten menyimpan sejarah perjalanan anak Kerajaan Galuh, Ciungwanara. Situs-situs pertapaan Ciungwanara hingga kini masih bisa kita saksikan,” ujar Aip. (galuh.id/Maisyara)

Loading...

Artikel Terkait

Ciptakan Perubahan, Pemuda Islam di Ciamis Harus Aktif dalam Perpolitikan

Berita Ciamis, galuh.id - Pemuda Islam harus ikut berkontribusi dalam pembangunan dan berkompetisi untuk mengisi posisi kepemimpinan dari mulai level nasional hingga...

PKK Ciamis Beri Kontribusi Besar di Tengah Pandemi Covid-19

Berita Ciamis, galuh.id - PKK Ciamis telah memberi kontribusi besar di tengah pandemi Corona. Di bawah komando TP-PKK Kabupaten Ciamis, PKK ikut...

Tren Corona Meningkat, Satgas Penanganan COVID-19 Siap Dibentuk Pemkab Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Pemkab Ciamis menggelar persiapan pembentukan Satgas penanganan COVID-19 melalui video conference dari ruang Oproom Setda Ciamis, Kamis, (24/9/2020).

Temukan Kami

48,739FansSuka
191PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Thomas Alva Edison, Fisikawan yang Tidak Tamat SD

Thomas Alva Edison lahir di Milan, Ohio, pada tanggal 11 Februari 1847. Pada tahun 1854, orang tuanya pindah ke Port Huron, Michigan....

Apa Arti Belajar Daring? Tips Belajar Pada Masa Pandemi Covid-19

Apa arti belajar Daring dan bagaimana tips belajar saat pandemi Covid-19 untuk guru dan siswa, maupun mahasiswa dan dosen?

Literasi Informasi, Modal Penulis Berkembang di Era Digital

Perkembangan dunia digital dan munculnya begitu banyak platform digital yang semakin merambah ke segala bidang. Hal ini membuat penulis semakin mudah menuangkan...

Ilmuwan ITB Prediksi Tsunami Setinggi 20 Meter

Berita Nasional, galuh.id- Berita mengenai bencana banjir belum lagi reda, kembali jagad media online diramaikan oleh pernyataan ilmuwan Institut Teknologi Bandung (ITB)...

Bayern Munchen Juara, Hadiah Ulang Tahun untuk Thomas Muller

Bayern Munchen juara setelah menaklukan lawannya, Sevilla dengan skor tipis 2-1. Kampiun Liga Eropa tersebut terpaksa harus menerima kekalahan di babak tambahan.