oleh

Osvaldo Haay Buru Top Scorer SEA Games 2019

 
 

Berita Olahraga, galuh.id – Kemenangan kembali diraih Timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2019 Filipina. Kali ini, Garuda Muda berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor 4-2, Sabtu (7/12/2019).

Gol dari Evan Dimas dan Egy Maulana Vikry di babak kedua serta dua gol diperpanjang waktu dicetak oleh Osvaldo Haay dan gol kedua Evan Dimas memastikan kemenangan Timnas Indonesia U-22 atas Myanmar. 

Dengan hasil ini skuat Garuda Muda berhak meraih tiket final. Meski pada laga semifinal tersebut mereka sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan di babak pertama, kerja keras anak asuh Indra Sjafri di interval kedua dan babak perpanjangan waktu membuahkan hasil positif.

Dengan tambahan satu gol pada pertandingan semifinal tersebut, membuat Osvaldo Haay menjadi top scorer SEA Games 2019 bersanding dengan pemain Vietnam, Ha Duc Chinh. Keduanya telah sama-sama mencetak delapan gol.

Dengan lesakan 8 golnya, Osvaldo sudah menyamai catatan gol eks penyerang timnas, Kurniawan Dwi Yulianto yang sekarang menjadi asisten pelatih Indra Sjafri di Skuat Garuda Muda ini. Namun, Kurniawan melakukannya dalam dua edisi SEA Games pada tahun 1995 dan 1997.

Osvaldo Haay hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai catatan pencetak gol terbanyak dalam satu edisi cabang Sepakbola Putra SEA Games yang dicatat oleh Striker Thailand, yakni Sarayuth Chaikamdee  pada SEA Games 2003 di Vietnam dengan koleksi 9 Gol.

Saat itu, Thailand berhasil merebut medali Emas. Pemain asal Persebaya Surabaya itu diprediksi akan menyamai rekor gol tersebut pada laga final nanti, pasalnya ia benar-benar efektif ketika dimainkan sebagai striker, meski posisi aslinya adalah winger.

Lalu apa resep Osvaldo Haay yang sekarang menjadi pencetak gol terbanyak di SEA Games 2019?

“Saya banyak belajar dari coach Kurniawan tentang cara main, teknik dan taktik. Bagaimana menjadi striker yang lebih baik lagi,” kata Osvaldo di mixedzone Stadion Rizal Memorial.

“Selain itu saya pun belajar dari kaka Bochi (Boaz Solossa) dan kaka Beto (Beto Goncalves), sewaktu satu tim dengan mereka di Persipura dan memberikan masukan yang berharga bagi saya,” ia menambahkan.

Bomber kelahiran Jayapura ini mengaku tidak menargetkan bisa mencetak gol banyak. Baginya memenangkan laga lebih penting daripada sekedar menjadi top skor.

“Bagi saya yang penting tim menang, tak pernah memikirkan seberapa banyak gol yang dicetak, tapi yang penting tim kita bisa menang,” tegas Osvaldo.

Meskipun Osvaldo Haay sedang moncer, namun ia pun tak luput dari hukuman kartu kuning. Satu kartu kuning yang didapat pada laga semifinal kalau kontra Myanmar menjadi yang kedua bagi pemain berusia 21 tahun ini selama turnamen.

Untungnya, regulasi di SEA Games 2019 mengatur bahwa kartu kuning yang diterima di fase grup diputihkan, oleh karena itu pemilik no punggung 20 itu dipastikan akan tampil dilaga final. Sebelumnya, Osvaldo mendapatkan kartu kuning ketika menghadapi Singapura (28/11).

Setelah melewati semifinal, Indonesia harus segera bersiap menuju partai puncak dengan target meaih medali emas dan akan menghadapi Vietnam yang pada laga semifinal menundukkan Kamboja dengan skor telak 4-0 . 

Vietnam bukanlah lawan mudah, pada laga sebelumnya di fase Grup, Indonesia harus menelan kekalahan 1-2. Mereka akan kembali beradu tajam dalam final yang akan berlangsung di Rizal Memorial Stadium, Manila, pada 10 Desember nanti. (GaluhID/Dhi)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA