Minggu, 17 Januari 2021
Minggu, 17 Januari 2021
 
 

Pemulasaraan Jenazah PDP di Ciamis Dilakukan Sesuai Protap Covid-19

Berita Ciamis, galuh.id – Juru bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Ciamis, dr Bayu Yudiawan, meminta masyarakat agar tak perlu khawatir tertular virus dari jenazah korban positif Corona.

Dr Bayu mengatakan, jenazah dari korban positif Covid-19 maupun yang dicurigai terpapar, tidak akan menularkan virus. Karena virus ini menular melalui droplet.

Seperti yang juga ditegaskan oleh WHO, bahwa virus Corona atau Covid-19 ini penularannya melalui percikan atau droplet, bukan lewat udara (airbone).

“Kalau orangnya meninggal, maka inang dan tempat hidup virus itu juga mati, virus ikut mati, dan tak berpotensi menularkan,” kata dr Bayu dalam rilisnya, Rabu (8/4/2020).

Meski demikian, jenazah korban positif Covid masih bisa menularkan virus. Hal itu jika jenazah tersebut mengeluarkan lendir dari luka atau cairan yang keluar dari bagian tubuh.

Maka dari itu, jenazah korban positif Covid diberlakukan pemulasaraan sesuai dengan protokol Covid-19 dan dilakukan oleh petugas-petugas khusus.

Kepada jenazah pasien berstatus PDP pun dilakukan pemulasaraan yang sama dengan korban positif Covid. Yakni, pemulasaraan sesuai protap Covid-19.

Dr Bayu menerangkan, meski pasien dalam pengawasan dari hasil tes RDT-nya dinyatakan negatif, namun belum bisa menjamin PDP tersebut terbebas dari virus Corona.

PDP yang dinyatakan negatif Covid setelah dilakukan pemeriksaan tes cepat RDT. Diharuskan untuk diuji ulang dengan menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR).

Rapid Tes Dilakukan untuk Pemeriksaan Antigen dan Antibodi

Lebih lanjut dr Bayu menjelaskan, rapid diagnostic test adalah untuk pemeriksaan antigen dan antibodi. Sementara untuk pengecekan virus, harus dilakukan melalui test PCR.

Test PCR dilakukan menggunakan sampel usapan (swab) lendir dan tenggorokan. PCR ini kita kenal dengan istilah test swab.

PCR inilah yang kemudian akan menjadi acuan diagnosis seseorang diketahui positif Covid-19 atau tidaknya.

“Ketika ada PDP yang meninggal, tapi belum menjamin dari segi PCR-nya. Maka akan diberlakukan prosedur kehati-hatian dengan pemulasaraan jenazah PDP di Ciamis sesuai protap Covid,” terang dr Bayu.

Selain itu, ia pun mengapresiasi penerimaan warga masyarakat tatar galuh yang dinilainya kondusif terhadap prosedur pemakaman jenazah PDP di Ciamis.

“Masyarakatnya kondusif, mungkin karena kekentalan budaya yang cukup bagus dan toleransi yang menguatkan,” pungkas dr Bayu. (GaluhID/Evi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Air Batu Sangkala Bolong Situs Ciluncat Ciamis Sembuhkan Penyakit

Berita Ciamis, galuh.id - Mata air Batu Sangkala Bolong yang berada di pesawahan lingkungan Situs Ciluncat Ciamis, punya khasiat menyembuhkan penyakit. Konon kabarnya, bermacam penyakit...

Peluang Ekonomi Ciamis Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2022

Berita Ciamis, galuh.id - Penunjukan kabupaten Ciamis sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2022 menjadi peluang bagi masyarakat. Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan...

Forum Semua Bicara FKB Ciamis, Satukan Persepsi Demi Bangsa

Berita Ciamis, galuh.id - Forum Ketahanan Bangsa (FKB) Kabupaten Ciamis menggelar acara yang bertajuk Semua Bicara pada hari Kamis (14/1/2021). Kegiatan dalam forum tersebut dengan...

Temukan Kami

48,142FansSuka
219PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya