Pengawasan Pupuk Ilegal Lemah, DPRD Ciamis Minta Ini

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Dinas Pertanian Ciamis mengakui bahwa pihaknya lemah dalam pengawasan terhadap pupuk ilegal yang kini beredar di pasaran.

Alasannya karena terkendala pandemi Covid-19, sehingga sulit melakukan pengawasan.

“Ya bisa dianggap seperti itu. Karena 2 tahun terakhir ini kita terbentur dengan pandemi Covid-19, sehingga pergerakan kita terbatas,” ujar Kabid PSP Dinas Pertanian Ciamis, Dudung Abdul Syukur, Selasa (15/3/2022).

Akibat adanya pandemi, pihaknya kadang tidak diperbolehkan bekerja ke lapangan. Maka pengawasannya pun hanya mengandalkan dari informasi seadanya.

- Advertisement -

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Ciamis, H. Komar Hermawan menegaskan agar Dinas Pertanian Ciamis dapat mengantisipasi beredarnya pupuk ilegal.

Pupuk ilegal itu menyasar para petani dengan harga dibawah Rp. 100 ribu. Sedangkan pupuk legal subsidi kurang lebih dijual dengan harga Rp. 120 ribu.

“Dari segi harga sudah ketahuan mana yang legal dan ilegal,” ungkap Komar.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Permudah Pelajar Miliki KTP-el, Disdukcapil Ciamis Luncurkan WASTU KANCANA

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan untuk menerapkan inovasi WASTU KANCANA. Program ini bertujuan memudahkan perekaman KTP elektronik bagi pelajar, mendukung kelancaran Sistem Penerimaan Murid Baru 2026, dan meningkatkan kesadaran administrasi kependudukan di kalangan pelajar.

Artikel Terkait