Penyaluran Bantuan Beras ke KPM Terlambat, Ini Penjelasan Kepala Dinsos Ciamis

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

“Hasil monitoring kita di lapangan, ada kesalahan dalam packing beras. Yang seharusnya per karung itu 10 kg, ini datang satu karung 50 kg. Makanya pihak Bulog melakukan repacking,” kata Eka, Selasa (02/5/2023).

Karena beras yang datang salah dalam packing, maka pihak Bulog melakukan repacking dengan jumlah yang sesuai yaitu 10 kg per karung.

Repacking secara manual, baik dalam cara memasukan beras serta penjahitan karung yang membuat penyaluran beras terlambat.

“Repacking ulang semua secara manual yang membuat waktu penyaluran terlambat. Terlebih alat jahitnya juga cuma punya 3 yang membuat repacking beras lambat pendistribusian,” jelasnya.

- Advertisement -

Beras Disalurkan Kantor Pos ke 14 Kecamatan di Ciamis

Hasil monitoring Dinsos, dari 27 kecamatan di kabupaten Ciamis, pihak Pos sebagai penyalur sudah mendistribusikan bantuan beras ke 14 kecamatan.

“Dari hasil laporan, pihak Pos sudah mendistribusikan bantuan beras ke 14 kecamatan yang berada di kabupaten Ciamis,” terang Eka.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Pilkades Serentak Ciamis Digelar Desember 2026, Tiga Desa di Banjaranyar Ikut Pemilihan

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, akan berlangsung pada Desember 2026 di 40 desa dari 22 kecamatan. Kecamatan Banjaranyar menjadi salah satu lokasi dengan tiga desa yang ikut serta. Pelantikan kepala desa terpilih juga dijadwalkan pada bulan yang sama. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sedang menyusun tahapan pelaksanaannya.

Artikel Terkait