Polres Tasikmalaya Tangkap Pengedar Obat Terlarang dan Tembakau Sintetis

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Yayu menjelaskan, pelaku mengedarkan obat-obatan terlarang tersebut dengan cara tempel dan lempar serta melalui pesanan secara online.

“Sistem peredarannya yaitu dilempar ke pemesannya dan pesan melalui online,” jelasnya.

Dari kedua pelaku, polisi mengamankan sebanyak 170 butir tramadol dan 78 butir hexymer sisa dari yang sudah pelaku edarkan.

Polisi juga mengamankan uang sebesar Rp 500 ribu dan smartphone yang pelaku gunakan sebagai alat transaksi jual beli obat terlarang.

- Advertisement -

Yaya memaparkan, kedua pelaku terjerat pasal 196 Jo 197 Jo 198 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Bunyi pada pasal 196 tersebut, barangsiapa yang sengaja memproduksi atau mengedarkan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar keamanan.

Kemudian khasiat atau kemanfaatan dan mutu sebagai maksud dalam pasal 98 ayat 2 dan 3, pidana 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

“Jadi kedua pelaku terancam pidana penjara 10 tahun denda Rp 1 miliar,” pungkasnya. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Muscab VI PAN Ciamis Perkuat Konsolidasi, DPW Dorong DPC Aktif Bangun Relawan

DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis mengadakan Musyawarah Cabang VI untuk konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029. Ketua DPD, Drs. H. Komar Hermawan, menyatakan pentingnya kantor partai untuk meningkatkan kekompakan dan perolehan suara. Ketua Harian DPW, Ir. Herry Dermawan, menekankan perlunya ketua DPC aktif dan berani mencalonkan diri.

Artikel Terkait