Puluhan Korban Arisan Bodong di Ciamis Lapor Polisi, Kerugian Capai 2 Miliar

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Jadi korban arisan bodong, puluhan ibu-ibu muda dari berbagai daerah melapor ke Mapolsek Banjarsari Polres Ciamis, Selasa (2/8/2022).

Mereka melaporkan pengelola arisan yang diduga bodong itu. Adapun pengelolanya adalah NR warga Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

“Saya datang ke Mapolsek Banjarsari bersama yang lainnya untuk melapor,” kata Rina Nurjanah, salah seorang korban arisan bodong.

Menurut Rina, korban arisan bodong berasal dari berbagai daerah. Jumlah korbannya pun banyak. Total kerugian dari keseluruhan mencapai Rp 2 miliar.

- Advertisement -

“Jumlah korbannya sekitar 60 orang. Ada yang dari Tangerang, Bandung. Jadi korbannya bukan orang sini saja. Pelakunya orang Banjarsari, namanya Novi Riani,” terangnya.

Rina bersama yang lainnya ikut arisan ini karena tergiur bonus besar yang pelaku tawarkan. Sistem arisan yang pelaku tawarkan ke korban yaitu arisan duos.

“Arisan ini sistemnya main berdua. Ada si peminjam dan investor. Tapi ternyata si peminjamnya dia sendiri, bukan orang lain. Jadi peminjamnya fiktif,” ungkapnya.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Ma’mun Murod, mengatakan kedatangan ibu-ibu muda tersebut untuk melaporkan perkara arisan bodong yang mereka alami.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Diduga Curi Satu Dus Minyak Goreng di Pasar Banjarsari Ciamis, Seorang Perempuan Diamankan dan Dinasihati Pedagang

Seorang perempuan berusia sekitar 35 tahun diamankan oleh pedagang pasar Banjarsari, Ciamis, pada 2 Agustus 2026, karena diduga mencuri satu dus minyak goreng Bimoli. Pelaku mengaku melakukan pencurian karena masalah ekonomi untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anaknya. Setelah diinterogasi, ia dilepaskan dengan nasihat.

Artikel Terkait