oleh

Siswa SMAN 2 Ciamis Beri Sumbangan ke Pedagang Mie Ayam yang Terkena Stroke

 
 

Ciamis, galuh.id – Pedagang mie ayam yang terkena stroke asal Lembur Balong, Kecamatan Ciamis, Wartono (47) sempat viral di media sosial (Medsos). 

Sejumlah warganet mengumpulkan donasi untuk membantu meringankan beban dan menyembuhkan penyakit Wartono.

Langkah kepedulian juga dilakukan oleh siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Ciamis. Mereka mengumpulkan donasi dan menyambangi rumah Wartono secara langsung di Lingkungan Lembur Balong, Ciamis, Senin (9/9/2019).

“Kami ingin membantu Pak Wartono. Kami melihat perjuangan beliau berdagang Mie Ayam dengan berkeliling dalam keadaan stroke sangat merasa iba,” kata seorang siswi SMAN 2 Ciamis, Anggi Aulia Putri Rahman.

Anggi mengatakan, selain memberikan uang, ia dan teman-temannya juga ingin membangunkan warung untuk berdagang Wartono. Tetapi Wartono menolaknya. Wartono beralasan bahwa, jika dia tidak berdagang dengan cara keliling, jalan kaki menggunakan roda kemungkinan tidak akan laku.

Selain itu, Wartono juga ingin banyak berjalan kaki agar penyakitnya tidak semakin parah. Menurut Wartono, orang yang punya penyakit stroke justru tidak boleh banyak diam. Harus banyak berjalan kaki.

Wartono tahu bahwa ia sudah pernah viral di Medsos. Lantaran beberapa hari ini lebih banyak orang yang mengenalnya. Serta, banyak orang juga yang membantunya, memberikan sumbangan. Dia sangat bersyukur.

“Alhamdulillah, kepedulian semua sangat membantu. Meringankan saya dan keluarga. Semoga semua bantuan yang sudah diberikan dibalas oleh Allah,” ucap Wartono.

Ia menceritakan kisah hidupnya kepada Galuh ID. Dikatakannya, dia sudah 13 tahun berjualan Mie Ayam menggunakan roda, berkeliling di Kota Ciamis. Penyakit stroke yang dideritanya juga sudah sangat lama. Bahkan sebelum ia berjualan Mie Ayam.

“Sudah berjualan Mie Ayam dari 13 tahun yang lalu. Saya sudah menderita penyakit stroke ini juga 13 tahun yang lalu. Sebelum mulai berdagang Mie Ayam,” kata Wartono.

Dia sudah berobat kemana-mana untuk kesembuhan penyakitnya. Mulai dari terapi, akupuntur, dokter, tetapi belum ada satu pun pengobatan yang bisa menyembuhkan. 

“Saya merasa saat ini hanya jalan kaki tidak menggunakan sandal setiap hari yang sedikit bisa menyembuhkan penyakit ini, karena kalau didiamkan malah tambah sakit,” ucapnya.

Wartono mengatakan dirinya tidak akan berhenti berjualan mie ayam, ia mengaku memiliki tanggungjawab sebagai kepala rumah tangga dengan dua anak yang harus dikasih nafkah.

“Selain sekalian terapi jalan kaki sambil berdagang, saya juga punya tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga yang harus menafkahi istri dan anak,” tandasnya. (galuh.id/Taz)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA