Tebing di Banjaranyar Ciamis Longsor, 2 Rumah Warga Terancam

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Tebing setinggi 20 meter di Dusun Sindangsari RT 9 RW 3 Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, longsor.

Peristiwa itu terjadi saat hujan deras dengan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Dusun Sindangsari, Asep Wahyu mengatakan, hujan deras serta angin kencang di wilayah Desa Kalijaya dan sekitarnya, Senin (8/2/2021) sore membuat tebing longsor.

“Kemarin di sini hujannya deras banget. Juga dengan angin kencang. Bukan hanya tebing yang longsor, tapi pepohonan pun banyak yang roboh,” ucapnya, Selasa (9/2/2021).

- Advertisement -

Akibat tebing longsor. Lanjut Asep, dua rumah milik warga terancam terbawa longsor. Saat ini jarak rumah warga dengan tebing sekitar 10 meteran.

“Dua rumah yang terancam longsor yaitu milik Endos dan milik Eka,” tuturnya.

Untuk meminimalisir adanya longsor susulan, pihaknya bersama warga akan membuat rujuk bambu. Kemudian menyimpan dan menumpuk karung yang sudah berisi tanah.

“Untuk sementara penanganan awalnya seperti itu dulu. Ke depan kita sudah sepakat dengan Pak Kuwu akan membuat TPT (Tebing Penahan Tanah),” jelas Asep.

- Advertisement -

Sementara itu, Babinmas Desa Kalijaya Bripka Noor Hasan bersama Kepala Dusun setempat meninjau langsung ke lokasi tebing yang longsor.

Ia mengimbau kepada seluruh warga terutama yang bermukim di dataran tinggi dan tebing agar tetap waspada, mengingat perkiraan cuaca ekstrim masih akan terjadi.

“Perkiraan hujan serta angin kencang dan petir masih akan terjadi. Kami minta agar warga tetap waspada,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengimbau bila hujan deras terus mengguyur, sebaiknya warga mengungsi ke tempat aman, guna menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan. (GaluhID/Uus)

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait