Terjerat Seling Baja, Tengkorak Manusia Ditemukan di Alinayin Ciamis

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Temuan tengkorak manusia di Ciamis gegerkan warga, pasalnya tengkorak tersebut terjerat seling baja yang terikat pada pohon.

Kejadian warga menemukan tengkorak manusia tersebut pada Senin (28/6/2021) sekitar pukul 16.00 WIB berjarak satu meter dari jalan raya.

Lokasi temuan tersebut tepatnya di Dusun Mekar Mulya RT 02 RW 05, Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

Anggota Tagana Kabupaten Ciamis, Dudung Ramdani membenarkan adanya temuan tengkorak manusia yang terjerat seling baja yang terikat pada pohon.

- Advertisement -

“Benar, ada salah seorang warga datang pada kami dan pihak desa tentang temuan tengkorak manusia sekitar pukul 18.00 WIB,” jelasnya.

Warga tersebut menurut Dudung bernama Iwan (49), yang merupakan warga setempat yang tengah mencari rumput pada pukul 16.00 WIB.

Kemudian sekitar pukul 18.00 WIB, Iwan melaporkan temuannya pada pihak desa dan juga anggota Tagana Kabupaten Ciamis terdekat.

Temuan tengkorak manusia yang terjerat seling baja langsung membuat geger warga, pasalnya selain tidak ada yang mengenali warga baru mengetahuinya.

- Advertisement -

Tengkorak Manusia Diduga Jenis Kelamin Laki-laki

Setelah mendapatkan laporan dari warga, Dudung segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan evakuasi tengkorak manusia tersebut.

Dudung yang juga turut serta melakukan evakuasi menyampaikan, menurutnya kuat dugaan tengkorak temuan warga berjenis kelamin laki-laki.

Dugaan tersebut nampak dari jenis pakaian yang masih berbentuk, seperti celana jenis jeans, kaos dan jaket yang berwarna hitam.

Selain itu, Dudung juga menduga tengkorak tersebut merupakan korban pembunuhan karena lehernya terjerat seling baja yang terikat ke pohon.

“Sepertinya korban pembunuhan, karena lehernya terjerat oleh kabel seling baja yang terikat pada pohon mahoni,” jelas Dudung.

Di lokasi temuan tidak terdapat identitas, bahkan warga juga menurut Dudung tidak ada yang mengenalinya, sebab tubuhnya sudah menjadi tengkorak.

Dudung juga menambahkan, warga geger dan bertanya-tanya apakah tengkorak tersebut murni pembunuhan atau perampokan yang disertai pembunuhan.

“Warga geger dan bertanya-tanya apakah korban pembunuhan atau perampokan, yang jelas lehernya terjerat seling baja yang terikat pada pohon,” pungkasnya.(GaluhId/Ardiansyah).

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait