Selasa, 26 Januari 2021
Selasa, 26 Januari 2021
 
 

THR PNS Segera Cair, Gaji ke-13 Mundur di Akhir Tahun

Berita Nasional, galuh.id – Pemerintah memastikan akan tetap memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pencairan THR PNS segera cair, hal ini akan dilakukan pada pertengahan bulan Mei 2020 atau paling cepat sekitar 10 hari sebelum Lebaran.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Indonesia, Askolani, menyebut, pengumuman resmi THR PNS Segera Cair masih menunggu revisi Peraturan Pemerintah (PP).

“Untuk besarannya, saat ini masih menunggu pengumuman resmi pemerintah,” ujar Askolani, di laman CNBC, Senin (27/4/2020).

Gaji ke-13 Dipastikan Mundur

Sementara, untuk gaji ke-13 yang biasa diperoleh ASN pada bulan Juli atau saat tahun ajaran baru sekolah, dipastikan akan mundur.

Pasalnya, pembahasan kebijakan gaji ke-13 itu baru akan dilakukan pada bulan Oktober atau November 2020 mendatang.

Baca Juga : Hore! THR Untuk PNS Akhirnya Cair, Besarannya Segera Dirilis

Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo, mengatakan, ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan pemerintah menunda pembahasan gaji ke-13.

Faktor tersebut diantaranya, fokusnya pembahasan pemerintah pada THR yang sudah ditetapkan Presiden Joko Widodo.

Selain itu, fokusnya pemerintah pada bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19.

“Sekarang prioritas APBN fokus ke penanganan Covid-19. Termasuk bansos dan lainnya,” kata Yustinus.

Pertimbangan lainnya, lanjut dia, lebaran tahun ini diprediksi akan mengurangi belanja rumah tangg. Sebab, tidak adanya aktivitas mudik.

Yustinus meyakini, konsumsi masyarakat tidak akan turun meski penyaluran gaji ke-13 dilakukan di akhir tahun.

Pasalnya, anggaran tetap diberikan, hanya saja waktunya yang diubah atau bergeser.

“Saya rasa konsumsi tidak turun. Sebab, hanya waktunya saja yang diubah,” jelas Yustinus.

Adapun pemberian gaji ke-13 ini kemungkinan besar akan menerapkan skema yang sama dengan THR. Yakni, diberikan khusus untuk ASN golongan III ke bawah.

Sementara untuk Menteri, DPR, Presiden dan Wakil Presiden, eselon I dan II atau setara pejabat negara, tidak mendapatkan gaji ke-13.

Menurutnya, hal itu dilakukan demi penghematan anggaran belanja negara.

Yustinus menegaskan, pemangkasan gaji ke-13 bagi pejabat negara adalah cara tepat untuk menunjukkan empati dan keberpihakan pada masyarakat.

Dengan diberikannya THR bagi PNS golongan III ke bawah, diharapkan dapat membiayai kebutuhan. Termasuk biaya sekolah anak.

“Nantinya, THR itu bisa digunakan untuk biaya sekolah anak yang selama ini dibayarkan dari gaji ke-13,” pungkas Yustinus Prastowo. (GaluhID/Evi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Doni Monardo Positif Covid-19, Berikut Kronologinya

Doni Monardo positif Covid-19 setelah ia melakukan tes swab PCR pada Jumat, 22 Januari 2021. Hal ini ia sampaikan melalui keterangan pers tadi pagi. Meski...

Profil Syekh Ali Jaber, Ulama yang Dikenal Lemah Lembut

Profil Syekh Ali Jaber, perjalanan sang ulama sekaligus pendakwah dari Madinah berakhir dengan tangis seluruh masyarakat Indonesia. Kabar meninggal dunia sang ulama disampaikan langsung oleh...

Listrik Gratis PLN Januari 2021, Berikut Cara Klaimnya

Cara klaim listrik gratis PLN Januari 2021 masihlah sama seperti bulan-bulan sebelumnya, pelanggan bisa menggunakan layanan WhatsApp, situs PLN atau mengunduh aplikasi PLN Mobile. Bantuan...

Temukan Kami

48,103FansSuka
219PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya