Tingkatkan Kreativitas, Bappeda Ciamis Gelar Lomba Inovasi Daerah

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Pemerintah kabupaten Ciamis melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar kegiatan lomba Inovasi Daerah kabupaten Ciamis, Rabu (20/5/2020).

Lomba Inovasi Daerah ini digelar sebagai upaya untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas serta meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di organisasi perangkat daerah.

Kategori inovasi yang dilombakan ada 3. Antara lain Tata Kelola Pemerintah Daerah, Pelayanan Publik, dan Inovasi Daerah lainnya.

Lomba Inovasi Daerah di tahun ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, lomba Inovasi Daerah pertama di Ciamis digelar pada tahun 2019 lalu.

- Advertisement -

“Lomba ini diikuti oleh ASN. Kemudian ada juga dari umum. Kebetulan yang dari unsur ASN ini kita sudah melalui tahap validasi,” ujar Pelaksana Kegiatan, Aris Rosita.

Tahap Validasi

Dimana dalam tahap validasi ini, lanjut Aris, merupakan tahap akhir yang menentukan juara atau pemenang dari 3 kategori yang dilombakan untuk ASN.

Sementara untuk hasilnya, tim penilai yang akan menentukan pemenang. Tim penilai ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari LPPM Unigal, IAID Darussalam, dan Stikes Muhammadiyah.

Pimpro ini juga mengatakan, ada 3 lokasi yang dikunjungi untuk dilakukan penilaian. Tiga lokasi ini dengan 3 kategori yang juga berbeda-beda.

- Advertisement -

Tiga lokasi tersebut antara lain bank sampah dari Dinas DPRKPLH Ciamis. Kemudian Dinas Keuangan untuk menilai inovasi terkait pengelolaan aset secara online.

Terakhir, Dinas Kesehatan untuk menilai inovasi tentang Sijaga atau Sistem ‘Sodakoh’ Untuk Jamban Keluarga, di Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinagara.

Dari berbagai kesepakatan, kata Aris, minimal ada 3 lokasi yang dikunjungi untuk memastikan bahwa inovasinya benar-benar ada.

Namun, karena sedang pandemi Corona, maka pihaknya meniadakan kunjungan lapangan. Jadi, tim meminta video inovasi dari masing-masing peserta dan videonya sudah dinilai.

“Jadi, inovasi dari Yatna ini masuk ke kategori pelayanan publik. Penilaiannya bank sampah. Tahun 2019 dia juara 1. Dia juga ikut lomba provinsi dan jadi juara di provinsi,” terang Aris Rosita.

Aris Rosita menambahkan, inovasi Yatna terkait bank sampah dan pengolahannya tersebut, atas nama dinas dan atas nama ASN sendiri. (GaluhID/Evi)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait