Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020
 
 

Ayah yang Bunuh Anak Tirinya di Sindangkasih Ciamis Divonis 15 Tahun Penjara

Hubungi Kami

Berita Ciamis, galuh.id – Akhirnya dalam sidang yang digelar di PN (Pengadilan Negeri) Ciamis, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp. 50 juta kepada terdakwa dalam kasus ayah yang bunuh anak tirinya.

Diketahui terdakwa bernama Asep Doni bin Daryono (23), seorang warga Dusun Gunungcupu, Kecamatan Sidangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Dirinya terbukti bersalah karena telah membunuh anak tirinya sendiri.

Dian Wicahyati, selaku Hakim Ketua yang memimpin jalannya persidangan mengatakan terdakwa telah melakukan perbuatan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang.

Sehingga Terdakwa dijerat dengan hukuman 15 tahun penjara dan dengan sebesar Rp. 50 juta, dipotong masa tahanan selama proses.

Dian juga menjelaskan jika terdakwa tidak mampu untuk membayar denda, maka denda akan diganti dengan tambahan hukuman selama 6 bulan penjara.

Sementara itu, David Panggabean, Kasubag Humas PN Ciamis juga membenarkan hal itu. Ia menjelaskan bahwa vonis yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim sebetulnya lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Pertimbangan Majelis Hakim untuk meringankan hukuman terdakwa diantaranya adalah sikap terdakwa yang tidak berbelit-belit, bersikap baik selama proses berlangsung, dan kooperatif.

Sebelumnya peristiwa penganiayaan terdakwa hingga korban meninggal terjadi saat terdakwa yang juga ayah tiri korban membawa korban untuk dititipkan kepada neneknya di Sindangkasih.

Terdakwa membawa korban karena rewel terus, di tengah perjalanan, karena terdakwa merasa kesal dengan korban yang tidak mau berhenti menangis,  terdakwa melakukan penganiayaan terhadap korban hingga tewas.

Diketahui bahwa terdakwa tengah dipengaruhi minum keras jenis ciu, sehingga emosinya tidak stabil. Hingga akhirnya terdakwa tega menghabisi anak tirinya sendiri.

“Kami berharap kejadian ayah yang bunuh anak tirinya jangan lagi terjadi, kasihan anak yang tidak tahu apa-apa harus meregang nyawa,” kata David. (GaluhID/Iman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Kelurahan Ciamis Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW Secara Terbatas

Berita Ciamis, galuh id - Kelurahan Ciamis menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hjiriah secara terbatas, di Aula Kelurahan Ciamis,...

PNS di Ciamis Positif Covid-19, 2 Kantor Instansi Ditutup 3 Hari

Berita Ciamis, galuh id - Dua PNS di Ciamis Positif Covid-19. PNS tersebut berasal dari dua instansi yang berbeda yakni Bappeda dan...

Pengusaha Muda Ciamis Salurkan 100 Lele Untuk Poktan Wanajaya

Berita Ciamis, galuh.id - Pengusaha muda Ciamis Arga Susyla Prayoga memberikan 100 lele untuk Kelompok Tani (Poktan) Wanajaya, Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg,...

Temukan Kami

48,648FansSuka
214PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Login apb.kemdikbud.go.id, Bantuan untuk Pelaku Budaya dari Kemendikbud

Login apb.kemdikbud.go.id guna mendapatkan bantuan senilai Rp 1 Juta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bulan November ini. Dalam...

9 Pelaku Pencabulan Anak di Tasikmalaya Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Kakek 6 Cucu

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Polisi menangkap 9 orang tersangka pelaku tindak pencabulan anak di Tasikmalaya tepatnya di Kecamatan Cibalong, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Gaji Guru PPPK Setara dengan PNS, Berikut Ketentuannya

Gaji guru PPPK setara dengan PNS sudah menjadi ketentuan. Karena keduanya merupakan sama-sama pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Pemerintah...

HP Poco M3 Kapan Rilis di Indonesia? Cek Dulu Harganya

HP Poco M3 sebagai produk penutup akhir tahun yang telah rilis secara global pada Selasa, 24 November 2020 secara online. perilisan melalui...

Diego Maradona Meninggal Dunia, Menimbulkan Kesedihan Mendalam Bagi Semua Orang

Diego Maradona Meninggal Dunia, Legenda sepakbola dari Argentina tersebut dikabarkan menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 25 November 2020 malam WIB.