Sabtu, 4 Desember 2021
Sabtu, 4 Desember 2021
More

    HMPAP Fisip Unigal Ciamis Soroti Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan

    Berita Ciamis, galuh.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik (HMPAP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Galuh (Unigal) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menyoroti dampak pandemi Covid-19 terhadap pendidikan.

    Alan Fauzi mahasiswa Fisip Unigal mengatakan, pandemi berdampak pada pendidikan yang nantinya bisa jadi masalah ketenagakerjaan.

    “Saat ini Negara kita sudah masuk ke era bonus demografi. Hal itu merupakan keadaan sosial dimana orang usia produktif di suatu wilayah sangat tinggi,” katanya dalam Podcast Dialog Makna dengan mengangkat tema Pendidikan dan Pandemi Covid-19, Selasa (23/11/2021).

    Menurut Alan, anak muda mulai usia 15 sampai 30 tahun sudah dikatakan produktif bahkan menguasai teknologi.

    “Masalahnya adalah banyaknya persaingan di wilayah industri,” kata Alan dalam Podcast yang dipandu pengurus HMPAP Fisip Unigal Randi Caturrangga Narullah.

    Karena persaingan cukup tinggi, lanjut Alan, maka mahasiswa harus mengasah diri dan mengeksplorasi potensi dirinya.

    “Sementara untuk mengaktualisasikan diri kita itu salah satunya melalui pendidikan. Sedangkan saat ini proses pendidikan terhambat karena adanya pandemi Covid-19,” ungkapnya.

    Lanjut Alan, apabila terjadi ketimpangan dalam pendidikan maka mahasiswa tidak akan siap bersaing.

    “Hal tersebut berimplikasi pada timbulnya lingkaran yang tidak berujung, sepert sektor kemiskinan struktural, atau kemiskinan yang memang diakibatkan oleh perubahan-perubahan zaman,” kata Alan.

    Sementara itu Pengurus HMPAP Fisip Unigal yang bertindak sebagai Podcaster Randi Caturangga Nasrullah mengatakan, sebelumnya pihaknya telah memberikan link aspirasi kepada mahasiswa HMP-AP Fisip Unigal terkait pendidikan dan pandemi Covid-19.

    “Aspirasi tersebut cukup menarik perhatian HMP-AP Fisip Unigal. Hasilnya pun kami telah memperoleh data yang konkret,” ujarnya.

    Dari 259 mahasiswa yang mengisi aspirasi tersebut, hasilnya mahasiswa tidak terlalu terdampak pandemi 1,9 persen, cukup terdampak 34,4 persen dan sangat berdampak 63,7 persen.

    “Terkait kesiapan untuk memulai perkuliahan tatap muka/offline pesentasenya adalah mahasiswa yang belum siap 13,1 persen. Mahasiswa yang siap 59,1 persen dan mahasiswa yang sangat siap 27,8 persen,” tandasnya.

    Bagi yang tertarik untuk melihat tayangan full podcast HMPAP Fisip Unigal tersebut bisa disaksikan di channel YouTube Fisip Unigal. (GaluhID/Toni)

    Loading...

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Temukan Kami

    47,551FansSuka
    302PengikutMengikuti
    5,000PelangganBerlangganan