Ciamis, galuh.id – Sesuai rencana, 2000 Perangkat Desa se-kabupaten Ciamis berangkat ke Jakarta untuk menghadiri Silatnas PPDI (Silaturahmi Nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia) jilid 2 dengan agenda menagih janji kampanye Jokowi pada Senin besok (14/01/2018) langsung di halaman Istana Negara.

Rencananya perangkat desa dari Ciamis ini akan bergabung bersama ratusan ribu Perangkat Desa lainnya dari berbagai daerah yang hari ini, Minggu (13/01/2019) sudah bergerak menuju Jakarta untuk menghadiri aksi bertajuk Silatnas 141.

2000 orang Perangkat Desa dari Ciamis berkumpul di Gedung Islamic Center Ciamis untuk kemudian dilepas secara simbolis oleh Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana tepat pukul 17.00 WIB sore tadi. Ada 35 Bus dan 10 Minibus yang bergerak menuju Jakarta dari Ciamis, rencananya pukul 00.00 WIB dini hari nanti, seluruh perwakilan PPDI dari Jawa Barat akan berkumpul di Rest Area 61 dan selanjutnya akan konvoi menuju Jakarta.

Ketum PPDI Ciamis, Toto Suryanto berharap kegiatan besar ini bisa berjalan lancar, “semoga kita bisa pulang dengan membawa kabar baik untuk keluarga yang kita tinggalkan di rumah” ujar Toto.

Wawan Setiawan selaku Korlap Kabupaten Ciamis menambahkan bahwa rombongan PPDI Ciamis akan jadi rombongan terbanyak, “bahkan sound system yang digunakan pun dibawa khusus dari Ciamis,” kata Wawan.

Dukungan dan optimisme terhadap perjuangan PPDI Kabupaten Ciamis datang dari Nanang Permana yang melepas rombongan. Ketua DPRD Kabupaten Ciamis ini mengingatkan bahwa Silatnas adalah kegiatan silaturahmi, bahkan Nanang Permana juga menyatakan bahwa tuntutan kesejahteraan setara Golongan 2A akan terealisasi kali ini, “saya sangat yakin bahwa tuntutan PPDI akan terealisasi, ini bocoran dari pusat,” ujar Nanang Permana.

Sementara itu, Sekjen PPDI Kabupaten Ciamis, Akhmad Himawan menyatakan bahwa tuntutan utama PPDI adalah realisasi atas janji Jokowi JK yang menyatakan akan mengangkat Perangkat Desa menjadi PNS secara bertahap.

“Kita tahu sulit merealisasikan janji presiden karena banyak pertentangan dengan Undang-undang Desa, tetapi yang membuat kami kecewa adalah, tidak ada upaya yang terlihat sejauh ini untuk menaikkan kesejahteraan perangkat desa,” kata perangkat desa Pawindan yang biasa dipanggil Mas Ahim ini.

“Kita bergerak hari ini menuju Silatnas PPDI, husnudzon saja, kita pulang dengan realisasi bukan hanya janji-janji lagi. Tetapi jika tidak direalisasi, pemerintah harus ingat bahwa kesuksesan Pilpres dan Pileg ditentukan juga oleh desa dan perangkat desa, itu saja,” pungkas Mas Ahim.

(K. Putu Latief)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini