Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020
 
 

Kasus Penggelapan Eks Dekan Fikes Unigal Ciamis Terus Berlanjut

Ciamis, galuh.id,- Mantan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Galuh (Unigal), TJ, telah terbukti bersalah dan divonis hukuman penjara. Penanganan kasus mantan Dekan FIKes Unigal ternyata masih terus berjalan.

Informasi yang berhasil dihimpun Galuh ID, menyebutkan, ada fakta-fakta baru dalam hasil audit investigasi yang dilakukan auditor/ investigator independen. Fakta tersebut secara tidak langsung menyeret kembali nama mantan Dekan FIKes Unigal dan nama lain yang diduga terlibat.

Direktur Pusat Kajian Hukum (PKH) Universitas Galuh, sekaligus Juru Bicara Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis (YPGC), Hendra Sukarman, SE.,SH.,MH, membenarkan keberlanjutan kasus mantan Dekan FIKes Unigal.

Hendra menjelaskan, setelah dilaksanakan audit investigasi, masih ada dugaan pelanggaran pidana yang disinyalir dilakukan oleh mantan Dekan Fikes Unigal.

Dari hasil audit juga disinyalir belum tentu nilai penggelapan uangnya hanya Rp 4,991 miliar. Karena sampai sekarang, laporan pertanggungjawaban selama kepemimpinan mantan Dekan FIKes Unigal belum ada di meja pengurus Yayasan.

“Berdasarkan audit investigasi, kami melaporkannya dan memprosesnya secara hukum ke Polres Ciamis. Tujuannya agar hasil audit investigasi ini segera diteliti, dilidik dan ditindaklanjuti, khususnya mengenai tindak pidana yang dilakukan oleh mantan Dekan FIKes dan kawan-kawannya,” katanya.

Menurut Hendra, salah satu indikasi adanya dugaan penggelapan uang tersebut muncul lantaran mantan Dekan FIKes tidak pernah melaporkan atau membuat laporan pertanggungjawaban kepada Yayasan melalui Rektor Unigal.

“Selain itu, dalam struktur organisasi di FIKes ada keganjilan, yaitu adanya pembina di fakultas. Padahal, menurut Statuta Universitas Galuh, tidak ada unsur pembina di dalam fakultas,” katanya.

Oleh karena tidak ada dalam peraturan, Hendra mempertanyakan tujuan diangkatnya pembina dan untuk siapa. Karenanya, dia menegaskan bahwa struktur pembina yang ada di FIKes Unigal menjadi ilegal. Sehingga karena itu ilegal, apapun yang diterima oleh siapapun pembina di FIKes Unigal ketika itu, harus dipertanggungjawabkan.

Disinggung soal keberlanjutan proses penanganan kasus tersebut, Hendra mendesak pihak kepolisian segera memprosesnya. Karena jika sudah diproses, maka ada kepastian hukum bagi siapapun yang terlibat.  

“Harus segera diproses, karena yang namanya korupsi itu tidak bisa berdiri sendiri. Artinya, agar jelas siapa yang turut serta dan siapa yang menjadi pelaku,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Hendra mengungkapkan, bukti-bukti yang ditemukan pihak kepolisian selama masa penyelidikan, atau bukti-bukti yang terungkap dalam persidangan, seharusnya menjadi patokan dan catatan untuk segera dilanjutkannya kasus yang menjerat mantan Dekan FIKes tersebut.

Ditemui terpisah, Ketua Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis, H. Otong Husni Taufik, S.Ip.,M.Si, membenarkan informasi terkait fakta-fakta baru pada kasus yang menjerat mantan Dekan FIKes Unigal.

Namun demikian, Otong mengaku menyerahkan semua persoalan tersebut kepada pihak-pihak yang berwenang. Pihaknya berharap, kasus yang menyeret nama mantan Dekan FIKes Unigal segera menemui titik terang.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, pihak Yayasan mendapatkan desakan dari mahasiswa untuk segera menyelesaikan kasus penggelapan uang di lingkungan FIKes Unigal. Mahasiswa mengancam akan menggelar audiensi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan pihak berwenang. (GaluhID/GI1)

Loading...

Artikel Terkait

Ciptakan Perubahan, Pemuda Islam di Ciamis Harus Aktif dalam Perpolitikan

Berita Ciamis, galuh.id - Pemuda Islam harus ikut berkontribusi dalam pembangunan dan berkompetisi untuk mengisi posisi kepemimpinan dari mulai level nasional hingga...

PKK Ciamis Beri Kontribusi Besar di Tengah Pandemi Covid-19

Berita Ciamis, galuh.id - PKK Ciamis telah memberi kontribusi besar di tengah pandemi Corona. Di bawah komando TP-PKK Kabupaten Ciamis, PKK ikut...

Tren Corona Meningkat, Satgas Penanganan COVID-19 Siap Dibentuk Pemkab Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Pemkab Ciamis menggelar persiapan pembentukan Satgas penanganan COVID-19 melalui video conference dari ruang Oproom Setda Ciamis, Kamis, (24/9/2020).

Temukan Kami

48,739FansSuka
191PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Spoiler One Piece 991, Adegan Pertarungan Zoro Menolak X-Drake Bocor

Spoiler One Piece 991 telah beredar di berbagai media online atau sosial dan forum Reddit. Komik One piece 991 bakal rilis minggu...

Bocoran One Piece Chapter 991, Akhir dari Kinemon dan Awal Aliansi Drake

Sudah mendekati hari menuju rilisnya Manga One Piece Chapter 991. Bocoran demi bocoran One Piece Chapter 991 akhirnya muncul. Akhirnya membuat kita...

Thomas Alva Edison, Fisikawan yang Tidak Tamat SD

Thomas Alva Edison lahir di Milan, Ohio, pada tanggal 11 Februari 1847. Pada tahun 1854, orang tuanya pindah ke Port Huron, Michigan....

Apa Arti Belajar Daring? Tips Belajar Pada Masa Pandemi Covid-19

Apa arti belajar Daring dan bagaimana tips belajar saat pandemi Covid-19 untuk guru dan siswa, maupun mahasiswa dan dosen?

Literasi Informasi, Modal Penulis Berkembang di Era Digital

Perkembangan dunia digital dan munculnya begitu banyak platform digital yang semakin merambah ke segala bidang. Hal ini membuat penulis semakin mudah menuangkan...