Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
 
 

Lagi, Anggota KPPS Ciamis Meninggal Akibat Kelelahan Pasca Pemilu 2019

Panawangan, galuh.id – Lagi, penyelenggara Pemilu di Kabupaten Ciamis meninggal dunia akibat kelelahan pasca pelaksanaan Pemilu, 17 April 2019 lalu. Anggota KPPS Ciamis meninggal bernama Wahyu Saputra, warga Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis pada Sabtu pagi (4/5/2019).

Wahyu merupakan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 2, Desa Sagalaherang. Wahyu meninggal dunia di Puskesmas Panawangan, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan akibat sakit pasca mengawal pelaksanaan Pemilu 2019.

Anggota KPPS Ciamis meninggal dibenarkan oleh ketua KPU Kabupaten Ciamis Dr. Agus Fatah Hidayat, SIP. MSi.

Wahyu Saputra anggota KPPS TPS 2 Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan. Foto : Istimewa

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya Wahyu Saputra anggota KPPS TPS 2 desa Sagalaherang mudah-mudahan amal ibadahnya diterima di sisi Alloh SWT,” ujar Agus.

Agus juga menyampaikan terima kasih atas dedikasinya selama bertugas mengawal proses Pemilu 2019 di Kabupaten Ciamis.

“Beliau merupakan pahlawan demokrasi yang ikut berjuang bersama menyukseskan Pemilihan Umum 2019 di Kabupaten Ciamis,” tuturnya.

Belasungkawa juga datang dari Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis, Uce Kurniawan. Uce mewakili keluarga besar Bawaslu Kabupaten Ciamis mengatakan turut berduka cita atas meninggalnya Wahyu Saputra, salah seorang anggota KPPS TPS 2 Desa Sagalaherang, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis.

Sebelumnya pejuang demokrasi yang bernama, Nanda Dewi Rahmalia (26) warga Dusun Sindang Girang, RT 43 RW 14, Desa Citeureup Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis juga meninggal dunia akibat kelelahan pada Jum’at malam (26/4/2019). Nanda merupakan salah seorang petugas Pengawas yang bertugas di TPS 21, Desa Citeureup.(galuh.id/Arul)

Redaksi GaluhID
Galuh.ID terbangun dari tidur yang panjang soal keberadaan berita hoax yang semakin hari semakin meresahkan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Akibat Pandemi Covid-19 di Ciamis, Ribuan Pasangan Suami Istri Bercerai

Berita Ciamis, galuh.id - Akibat pandemi Covid-19, di Ciamis ribuan pasangan suami istri bercerai, terdapat kenaikan yang signifikan perkara dibandingkan sebelum pandemi.

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Temukan Kami

49,356FansSuka
185PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Akibat Pandemi Covid-19 di Ciamis, Ribuan Pasangan Suami Istri Bercerai

Berita Ciamis, galuh.id - Akibat pandemi Covid-19, di Ciamis ribuan pasangan suami istri bercerai, terdapat kenaikan yang signifikan perkara dibandingkan sebelum pandemi.

Gaji ke-13 PNS Tahun 2020 Tak Kunjung Cair, Ini Alasannya

Berita Nasional, galuh.id - Gaji ke-13 PNS tahun 2020 tak kunjung cair. Pemerintah hingga saat ini belum juga mencairkan tunjangan bagi para...

HP 1 Jutaan Untuk Pelajar, Belajar Dirumah Jadi Makin Nyaman

HP 1 Jutaan untuk Pelajar tentunya akan banyak dicari oleh para orang tua untuk anaknya. Mengingat sekolah masih belum bisa melakukan tatap...

PLN Salurkan Bantuan Pencegahan Covid-19 Senilai Rp 42,9 Milyar

Berita Nasional, galuh.id - PLN salurkan bantuan pencegahan Covid-19 senilai Rp. 42,9 Milyar, melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.