Rabu, 19 Januari 2022
Rabu, 19 Januari 2022
More

    Ponpes Al Hasan Ciamis Gelar Deklarasi Pemilu Damai 2019

    Ciamis, galuh.id – Pondok Pesantren Al Hasan Ciamis menggelar deklarasi pemilu damai di Ponpes Al Hasan, Jalan Jendral Ahmad Yani No. 120, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jum’at malam (12/04/2019).

    Deklarasi yang dihadiri sekitar 400 santri ini diawali dengan pernyataan sikap Pimpinan Pondok Pesantren Al Hasan, KH. Muhammad Syarif Hidayat yang diucapkan kembali oleh para santri yang hadir.

    Latar belakang Deklarasi Damai tersebut menurut pimpinan pondok pesantren Al Hasan tersebut adalah keinginan masyarakat yang ingin Indonesia aman dan damai.

    “Dengan negara yang aman dan damai kita bisa melaksanakan interaksi sosial dengan sesama manusia, hal ini penting diwujudkan oleh semua, bukan hanya kalangan pesantren tapi seluruh lapisan masyarakat,” kata KH. Muhammad Syarif Hidayat, pimpinan Ponpes Al Hasan pada Galuh ID, Jum’at (12/4/2019).

    Menurutnya, pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif tersebut merupakan hal biasa yang rutin dilaksanakan setiap lima tahun sekali, karena merupakan agenda politik.

    “Karena agenda negara, maka santri dan masyarakat harus diberikan penjelasan, pencerahan tentang perpolitikan, karena semuanya harus mengetahui apa itu politik. Ketika santri atau masyarakat memahami apa yang dinamakan politik, pasti mereka akan melaksanakan pemilu dengan baik,” ujar Kiai Syarif.

    Hal tersebut, menurutnya perlu didukung oleh semua pihak dengan kejujuran. Sehingga kejadian memalukan yang terjadi di daerah-daerah lain tidak perlu terjadi lagi di belahan Indonesia.

    “Setelah Pemilu sekarang kan isu agama itu sangat menonjol, di kedua kubu ini baik nol satu maupun nol dua banyak ulama, banyak umat islam,” katanya.

    Karena di dua kubu banyak ulama dan umat Islamnya, dirinya berharap agar umat Islam dari berbagai kalangan, baik pesantren, para santri maupun para kiai tidak perlu terpancing.

    “Tidak perlu terpancing dalam membawa politik, mencampuradukkan politik dalam agama, agama adalah damai,” pungkasnya. (galuh.id/Arul)

    Editor : K. Putu Latief

    Loading...

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Temukan Kami

    47,551FansSuka
    320PengikutMengikuti
    5,000PelangganBerlangganan