Sekolah Dasar di Sukamantri Ciamis Laksanakan ‘Samen’ Bareng

Ciamis, galuh.idSamen atau acara kenaikan kelas dan pelepasan siswa kelas VI di Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dilaksanakan serentak oleh 4 Sekolah Dasar. Diantaranya, SDN Sukamantri 1, SDN Sukamantri 2, SDN Sukamantri 3, dan SDN Sukamantri 4. Samen bersama tersebut digelar di lapangan SDN 3 Sukamantri, Sabtu (22/6/2019) lalu.

Sebanyak 28 orang siswa SDN 1 Sukamantri dilepas pada acara tersebut. Sementara dari SDN 2 Sukamantri ada 21 orang, SDN 3 Sukamantri sebanyak 27 orang, dan SDN 4 Sukamantri sebanyak 18 orang.

“Alhamdulilah semuanya lulus, tamat dan mendapatkan ijazah,” ucap Ketua Koordinator Sekolah Sukamantri, Dadang Heri Spd, sekaligus Kepala SDN 3 Sukamantri, kepada Galuh ID.

Selain Dadang, terlihat pula hadir di acara ‘samen’ bersama SD di Sukamantri Ciamis ini, Kepala Sekolah dari masing-masing SD, yakni Cucu Cuhaesih Spd, Nur Nurdiah Spd, dan Iri Somantri Spd.

Kepala Sekolah dari 4 SD yang melaksanakan ‘samen’ bersama di Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Foto: Edis/Galuh ID

Rencananya, kegiatan kenaikan kelas dan perpisahan sekolah tersebut akan tetap digabung pada tahun depan melalui Koordinator SD Sukamantri.

“Kami menyelenggarakan acara ini dengan biaya seminim mungkin, serta melakukan musyawarah dengan masyarakat sesuai kesepakatakn dari orang tua siswa/siswi melalui rapat bersama dengan komite sekolah,” terang Dadang.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut juga digelar pertunjukan seni tari tradisional juga seni pantomin oleh para siswa.

“Kami juga menginformasikan berbagai hasil kejuaraan yang diikuti siswa/siswi baik tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten. Alhamdulilah beberapa waktu lalu melalui kerja sama dengan PWI, kami dari Sukamantri mengikuti lomba mengarang dan memperoleh Juara Harapan 3. Hal itu merupakan suatu kebanggaan,” jelas dadang.

Dadang juga menambahkan, pihaknya sangat mendukung program pemerintah dengan wajib belajar 9 tahun. “Bahwa lulusan dari SD itu tidak bisa dikatakan lulus, sebab pendidikan dasar itu harus 9 tahun,” pungkasnya. (galuh.id/Edis)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini