Minggu, 26 Juni 2022
Minggu, 26 Juni 2022
More

    Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

    Berita Ciamis, galuh.id – Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.

    Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,  perlu adanya tindakan dalam mendisiplinkan warga Jawa Barat menerapkan protokol kesehatan.

    Iklan

    Baca Juga: Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

    Menurut Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, pihaknya telah melakukan edukasi dan teguran namun disiplin menerapkan protokol kesehatan justru menurun.

    Iklan

    Sehingga mengakibatkan naiknya pasien terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19) di Jawa Barat, bahkan kenaikannya secara signifikan.

    Pemda Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

    Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra menyampaikan Pemkab Ciamis dukung denda tak bermasker bagi masyarakat yang melanggar.

    Iklan

    “Selama substansinya untuk mendisiplinkan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan utamanya masker, kami sangat mendukung,” jelas Yana, Selasa (14/7/2020).

    Meskipun menurut Yana saat ditemui di Setda Ciamis menyampaikan belum ada arahan dari Gubernur Jawa Barat.

    “Pak Gubernur belum memberikan arahan secara formal, belum ada video conference lagi dengan beliau dan juga belum ada pemberitahuan,” jelasnya.

    Pemkab Akan Bahas Dengan Gugus Tugas Covid-19 Ciamis

    Terkait dengan adanya denda pada masyarakat yang tidak menggunakan masker di sarana umum, Yana menyampaikan akan dibahas dengan Gugus Tugas.

    “Pemkab Ciamis dukung denda bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker, akan kami bahas dengan Gugus Tugas Covid-19 Ciamis,” jelas Yana.

    Meskipun arahan atau pemberitahuan lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum ada terkait dengan penerapan denda.

    Denda yang akan diterapkan pada masyarakat yang tidak menggunakan masker di sarana umum sebesar Rp. 100 ribu- Rp. 150 ribu.

    Kemudian Yana mengatakan dengan adanya sanksi berupa denda tersebut, dapat meningkatkan kembali kesadaran serta kedisiplinan masyarakat menggunakan masker.

    Menurut Yana, karena Covid-19 belum ada vaksinnya sehingga sampai saat ini masker masih sangat diperlukan.

    Selain itu peningkatan kasus pada setiap harinya masih terus terjadi dan angka kenaikannya masih cukup tinggi.

    Penerapan denda bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker menurut Yana untuk kebaikan bersama, untuk kesehatan dan kemaslahatan pribadi dan keluarga.

    “Pemkab Ciamis dukung denda tak bermasker untuk kebaikan bersama, bukan untuk siapa-siapa, untuk kemaslahatan pribadi dan keluarga sendiri,” pungkas Yana. (GaluhID/Ardiansyah)

    Iklan
    Loading...

    ARTIKEL TERKAIT

    Iklan
    spot_img

    Temukan Kami

    47,551FansSuka
    365PengikutMengikuti
    5,000PelangganBerlangganan