Waspada PMK Pada Hewan, Pasar Ternak di Ciamis Ditutup

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Penutupan pasar ternak ini tindak lanjut dari surat Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jabar No. 2037/PT.04.02/Keswan tanggal 7 Mei 2022 perihal peningkatan kewaspadaan PMK.

Syarief menegaskan, jika ada pasar ternak yang membandel tetap melakukan aktivitas jual beli, maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Jika masih ada yang tetap buka, kami akan bekerja sama dengan kepolisian dan Satpol PP melakukan tindakan tegas. Karena ini ranahnya sudah semua. Jangan sampai satu pasar bisa merusak yang lain,” tegasnya.

Syarief menjelaskan, PMK berasal dari Jawa Timur. Di daerah tersebut sudah ada 4 kabupaten yang benar-benar tertutup.

- Advertisement -

PMK Menular Cepat Pada Hewan Ternak

Penutupan pasar ternak di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis ini tentunya untuk mengantisipasi masuknya penyakit tersebut.

“Karena PMK menyebarnya sangat cepat dan jika terjangkit penyakit itu hewan bisa mendadak mati,” jelasnya.

Namun, untuk Kabupaten Ciamis sendiri masih aman. Belum ada laporan hewan yang terjangkit penyakit yang membahayakan itu.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait