Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
 
 

Yusuf Asal Ciamis Pasarkan Keripik Beledag Hingga Mancanegara

Ciamis, Galuh.ID – Membanggakan! Yusuf Ramdani (24) pemuda asal Desa Citeureup, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis meraih penghargaan Smesco Award 2018 yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta 26-27 Oktober lalu.

Yusuf Ramdani adalah pengusaha muda yang menggeluti usaha keripik Beledag Jagara sejak tahun 2014. Dengan ketekunan dan keuletan Yusuf berhasil mengubah singkong menjadi Keripik Beledag hingga go internasional. Saat ini Keripik Beledag Jagara sudah dipasarkan di tiga negara yakni Taiwan, Singapura dan Malaysia, selain juga telah menyebar di ritel-ritel seluruh Pulau Jawa. Rencananya Keripik Beledag Jagara akan dipasarkan di Pasar Eropa.

Yusuf mengaku senang dengan perolehan penghargaan Smesco Award ini. “Saya merasa bahagia dan bersuyukur bisa meraih penghargaan ini dan bisa memberdayakan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Yusuf memang pantas mendapat penghargaan tersebut, pasalnya dari perputaran uang yang didapat Yusuf dalam sebulan dari mulai Rp. 400 ribu kini sudah menjadi Rp. 400 juta, dengan pendapatan kotor perbulan mencapai Rp. 400 juta sampai Rp. 1,2 miliar. Sehingga dari hasil pendapatan tersebut Yusup mampu membayar gaji warga Rp. 70 juta perbulannya.

Yusuf mengaku hasil dari keuletan dan jerih payahnya saat ini Yusuf telah memiliki rumah sendiri, dua mobil pick up dan empat unit motor untuk bekal menikah nanti.

Keripik Beledag Jagara buatan Yusuf telah dilirik Pemerintah Desa menjadi produk unggulan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Citeureup, serta Forum Bumdes se-Kabupaten Ciamis.

Penasehat Forum Bumdes Kabupaten Ciamis H. Kurniawan merasa bangga dengan prestasi pelaku UKM di Ciamis apalagi masih muda sudah berhasil dan sukses.

“Semoga menjadi motivasi buat anak-anak muda lainnya atas keberhasilan Yusuf, kemudian untuk bumdes-bumdes lain bisa melahirkan para pelaku UKM yang inovatif dan kreatif,” katanya.

H. Kurniawan berharap melalui BUMDES bisa menggerakan perekonomian masyarakat agar masyarakat lebih mandiri dan bisa meningkatkan pendapatan agar masyarakat bisa sejahtera.

(Juli)

K Putu Latief
Menulis untuk kepuasan, mengedit untuk kebahagiaan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Akibat Pandemi Covid-19 di Ciamis, Ribuan Pasangan Suami Istri Bercerai

Berita Ciamis, galuh.id - Akibat pandemi Covid-19, di Ciamis ribuan pasangan suami istri bercerai, terdapat kenaikan yang signifikan perkara dibandingkan sebelum pandemi.

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Temukan Kami

49,356FansSuka
185PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Akibat Pandemi Covid-19 di Ciamis, Ribuan Pasangan Suami Istri Bercerai

Berita Ciamis, galuh.id - Akibat pandemi Covid-19, di Ciamis ribuan pasangan suami istri bercerai, terdapat kenaikan yang signifikan perkara dibandingkan sebelum pandemi.

Gaji ke-13 PNS Tahun 2020 Tak Kunjung Cair, Ini Alasannya

Berita Nasional, galuh.id - Gaji ke-13 PNS tahun 2020 tak kunjung cair. Pemerintah hingga saat ini belum juga mencairkan tunjangan bagi para...

HP 1 Jutaan Untuk Pelajar, Belajar Dirumah Jadi Makin Nyaman

HP 1 Jutaan untuk Pelajar tentunya akan banyak dicari oleh para orang tua untuk anaknya. Mengingat sekolah masih belum bisa melakukan tatap...

PLN Salurkan Bantuan Pencegahan Covid-19 Senilai Rp 42,9 Milyar

Berita Nasional, galuh.id - PLN salurkan bantuan pencegahan Covid-19 senilai Rp. 42,9 Milyar, melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.